
Jumat siang, saat aku tengah diburu minggu merah (saat-saat jelang DL), aku harus turun meliput sebuah SMU di kawasan Kebayoran Baru, tepatnya Jalan Brawijaya.
Ufff..., saat yang menyebalkan karena aku belum juga mendapatkan reporter pengganti. Tapi, yaa.. mengulang kenangan saat aku masih sebagai reporter, maka aku buang segala sebal itu. Ups, tapi sayang, mobil kantor beserta drivernya sedang bertebaran di luar sana untuk satu acara penting yang diadakan kantorku.
Maka, aku gaet reporter 'tetangga', cewek tomboy yang ke mana-mana bawa motor itu untuk menemaniku.
Hehe.. ternyata aku dan dia sama-sama gak tahu jalan. Jadi deh motor kami berseliweran membelah jalan-jalan yang membingungkan. Tahu sendiri, dong. Yang namanya kebayoran baru, kawasan Darmawangsa dkk itu, sangat ribet. Sepanang perjalanan itu, rasanya sudah 30 orang yang sempat kami tanya, di mana Jalan Brawijaya. Perjalan yang harusnyamemakan waktu cuma 40 menit itu, akhirnya menjadi 90 menit!
Sampai di tempat tujuan..., upss... ternyata guru dan siswa2 yang hendak aku baru itu sudah pulang, lang! Padahal kami sudah bikin janji pertelepon beberapa hari lalu, dan kami belum terlambat karena ini masih jam 13.20
"Habis Try out, jadi pada capek. Mereka langsung pulang, gak ikut ekskul dulu Jumat ini!" jelas si satpam penjaga sekolah. "Biasanya ekskul itu memang dari jam 1 sampai jam 3."
Itu dia, aku kan janji datang sekitar jam 1 sampai jam setengah dua....
Segera aku menghubungi ponsel Ibu Guru cantik yang udah bikin janji itu. Beliau yang sudah berada di perjalanan pulang, akhirnya balik lagi ke sekolah tersebut. Syukurlah. Tapi tetep aja sayang seribu sayang, karena aku gak berhasil membidik siswa-siswa ekskul yang dimaksud!
Wawancara pun berjalan seadanya. Dengan Ibu Guru cantik pembimbing ekskul, dengan beberapa guru lain dan beberapa siswa yang ternyata masih ada di sana untuk kegiatan lain.
Pulang dari sana, aku ajak reporter tomboy itu makan sate kambing di pinggir jalan. Sambil makan lahap (makan siang yang sangat terlambat di jam 15.15!), kami ngobrol seputar dunia jurnalis...
Konon jurnalis sekarang, nggak sama dengan jurnalis masa lampau. Nggak tahu apa sebabnya, mungkin sekarang ini sudah jamannya 'instant' jadi merekapun lulus sekolah jurnalis dengan cara instant pula. Ya, nggak semua sih..., banyak juga yang berkwalitas. Itu kan gimana orangnya.... Tapi aku ngerasain kok, selama seminggu meng-interview calon reporterku, di antara 12 orang itu kok ndilalah, gak ada yang sesuai dengan kriteria majalahku ya, atau kriteria majalah pada umumnya. Cara meliput, cara menulis liputan, sampai cara mereka mengakali DL.
Obrolan kami makin seru... dari situ, aku tahu dia -cewek tomboy ini- ternyata bener2 jurnalis keren.
Gerimis turun..... kami nikmati gerimis dengan sepiring sate dan sop kambing....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar