Mengenai Saya

Foto saya
Simpang-siur... Kadang2 bikin bete. Tapi sebenarnya bisa jadi teman yang mengasikkan. Sebagaimana Virgo, aku itu perasa dan pencemas. Itu yang seringkali bikin aku panik, meski herannya di kesempatan lain aku bisa sangat easy going.....

Paranoid Kangkung

KANGKUNG… OH KANGKUNG!

Lagi-lagi berita yang bikin merinding….
Seorang teman mengirimkan berita lewat email, bahwa ada seorang balita meninggal terhimpit di ranjang kasurnya. Rupanya si bocah hendak turun dari ranjang, tetapi malang, kepalanya malah terhimpit celah di ranjang dan kakinya menjuntai tak bisa menyentuh lantai….
Kali ini aku mendapat berita lagi, seorang balita meninggal karena makan kangkung!!
Konon, seorang balita telah dua hari menderita sakit perut dan diare. Dia telah dibawa berobat kemana-mana oleh orang tuanya, tapi tetap tidak sembuh juga. Tiba di sebuah klinik (katanya sih ini terjadi di Malaysia gitu) Dokter-dokter di sana kebingungan….. karena segala cara telah diupayakan. Akhirnya sekali lagi dokter di sana bertanya, sebelum menderita sakit, anak itu makan apa? Orang tuanya mengingat-ingat dan akhirnya menjawab, makan kangkung!
Dokter segera melakukan xray,
Ternyata di usus anak tersebut telah berkembang biak lintah dengan anaknya yang kecil-kecil. Doktor tersebut pesimis dan menyatakan tidak sanggup mengambil tindakan medical apapun. Akhirnya anak kecil itupun meninggal dunia.
Setelah dikaji, ternyata lintah itu sebelumnya berada di dalam batang kangkung yang besar. Memang, untuk penggemar kangkung yang paling enak adalah batangnya. Lintah yang berada di dalam batang kangkung itu dan tidak akan mati walau dimasak selama manapun, apa lagi untuk kangkung proses memasak tidak terlalu lama untuk menghasilkan rasa kangkung yang enak. Lintah hanya akan mati jika dibakar. Di dalam usus anak tadi. Lintah yang tadinya hanya 1 dalam 2 hari berkembang biak dengan cepatnya karena terus menerus menghisap darah yang ada. Mengerikan banget ya… Doktor di sana juga kebingungan, bagaimana mematikan/membersih kan lintah yang telah sangat banyak tersebut dari dalam usus anak itu.
Percaya nggak percaya, tapi berita itu sempat bikin aku merinding… karena aku dan anak-anakku doyan banget makan kangkung.
Lebih miris (mungkin tepatnya bingung, kecewa, atau pasrah ya…) kok dokter di sana sampai angkat tangan gitu.
Tapi aku nggak mau patah arang, apalagi sampe paranoid untuk sama sekali nggak menyentuh kangkung.

Aku punya cara, yaitu membelah (bukan memotong) batang kangkung yang besar sehingga bisa terlihat di dalamnya apakah ada hewan tersebut atau nggak.
Cara lain, batang kangkung nggak perlu ikut serta dimasak, mungkin daunnya aja dengan batang-batang halusnya, dimana nggak mungkin seekor lintah masuk ke situ.
Sebelum dimasak, benar-benar dicuci bersih dengan cairan pencuci sayur.
Dan yang paling penting….. nggak lupa baca Bissmillah dan berdoa semoga apa yang aku makan akan menjadi kebaikan buat tubuhku, jauh dari kemalangan atau kesusahan. Amin!

Tidak ada komentar: