Mengenai Saya

Foto saya
Simpang-siur... Kadang2 bikin bete. Tapi sebenarnya bisa jadi teman yang mengasikkan. Sebagaimana Virgo, aku itu perasa dan pencemas. Itu yang seringkali bikin aku panik, meski herannya di kesempatan lain aku bisa sangat easy going.....

Renungan

Meraih Kekhusyu'an Shalat
Dari Sumber Kota Santri.com

Shalat, itulah kata perintah yang sering terngiang di telinga kita. Sesuatu yang mudah dalam aturan pelaksanaan, namun sulit untuk dilakukan. Hal ini terjadi karena banyaknya godaan yang datang saat waktu shalat tiba. Ungkapan "nanti dulu" atau "tanggung" selalu hadir menjadi bumbu melalaikan shalat.

Shalat bukan amal ibadah biasa, tapi kunci dari amaliah lainnya. Abdullah bin Qurth RA meriwayatkan, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Yang pertama kali akan dihisab pada diri seorang hamba pada hari qiamat adalah shalat. Apabila baik shalatnya, maka akan baiklah seluruh amalnya. Dan apabila buruk shalatnya, maka buruk pulalah seluruh amalnya."
(HR. Thabrani). Nampak jelas argumen tersebut bahwa shalat merupakan kunci keberhasilan ibadah seorang mukmin.

Tidak hanya itu, shalat yang kita kerjakan akan melindungi dan menjauhkan kita dari perbuatan keji dan munkar. Sebagaimana firmanNya, "Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu al-kitab (Al-Qur'an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan munkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) lebih besar (keutamaannya dari ibadah-ibadah yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan."
(QS. Al-Ankabut : 45).

Namun sayang, refleksi nilai-nilai shalat belum bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Karena seakan-akan shalat kita masih bergandengan tangan dengan perbuatan keji dan munkar, walaupun kita sering melakukan shalat. Itu terjadi karena shalat yang kita kerjakan masih jauh dari kekhusyu'an dan makna-makna shalat hanya selintas harapan tanpa pengejawantahan.

Shalat Khusyu'
Shalat khusyu' adalah sesuatu yang sangat dirindukan orang-orang yang mau melaksanakan shalat. Kekhusyu'an bukanlah hal yang amat sulit atau mustahil dilakukan
walau memang tidak semudah yang dikatakan. Shalat khusyu' dapat diraih ketika memahami makna setiap lantunan do'a dalam shalat, menghilangkan berbagai urusan dunia dalam pikiran dan hati ketika shalat, menghadirkan jiwa dan raga hingga seolah-olah sedang berkomunikasi langsung dengan Allah.

Seorang ahli ibadah bernama Isam bin Yusuf, dia sangat wara' dan sangat khusyu' shalatnya. Namun dia selalu khawatir kalau-kalau ibadahnya kurang khusyu' dan selalu bertanya kepada orang yang dianggapnya lebih
dalam rangka memperbaiki dirinya yang selalu dirasakan kurang khusyu'.

SELALU ADA KESEMPATAN BERIKUT


Waktu itu sedang menonton sebuah acara reality show di salah satu teve. Tentang kontes nyanyi anak-anak. Saya jadi ingat masa kecil saya dulu, yang pingin banget jadi penyanyi, jadi presenter dan bintang film, atau tim kreatif TV / PH sejenis itulah!
Sayang, karena kondisi yang kurang menguntungkan itu semua tinggal cita-cita yang terpendam.. hingga kini. (yeah, tapi saya bersyukur, bisa menjadi penulis, setidaknya ada sedikit cita-cita yang nyangkut!).
Kalau ada kata-kata yang saya dengar dari salah seorang finalis, tentang kesempatan. Kata-kata itu sebenarnya sudah sangat sering saya dengar dimana-mana- bahwa; "kesempatan hanya datang sekali! Kesempatan, nggak bakal datang lagi!"
Seperti seorang guru musik menasihati anak didiknya, "Kamu harus terus berlatih, karena besok kamu akan ikut kontes. Kalau penampilanmu memukau kamu akan diundang ke gedung putih. Kapan lagi ada kesempatan seperti itu? Jangan mengecewakan, karena kesempatan nggak datang dua kali!"
Atau, "Mama sudah bilang, jaga kesehatan. Lihat kamu gagal masuk tim basket gara-gara flu. Akhirnya kesempatan itu lewat!"
Atau, "Yahh... gue nggak ketemu lagi sama Umar gebetanku. Nggak ada kesempatan deh buat menyatakan p erasaan gue. "
Sebenarnya, saya agak meragukan dan nggak setuju kalau dibilang kesempatan datang satu kali. Dan terus-terang, kata-kata atau kalimat itu nggak bakal saya lontarkan di depan anak-anak saya. Karena hanya akan membuat mereka patah semangat.
Kenapa kita tidak bilang bahwa "Selalu ada kesempatan kedua... atau kesempatan berikutnya?"
Memang, mungkin maksudnya untuk memompa semangat dan mengingatkan
bahwa kita nggak boleh buang waktu atau berleha-leha.
Sebenarnya yang mau saya utarakan di sini adalah bahwa kesempatan itu selalu ada. Bahwa ada kesempatan kedua, ketiga....
Hanya saja kita nggak tahu kapan kesempatan i tu datang.
Dulu, saya berpikir bahwa di usia saya yang sudah nggak muda lagi ini, saya nggak bakal lagi bisa b erkarir di dunia tulis menulis yang saya cintai.
Ternyata saya salah. Salah satu media yang dulu sering memuat karya saya waktu saya remaja dulu menghubungi saya lagi dan... menawarkan kepada saya untuk jadi kontributornya. Lalu berikutnya saya duduk sebagai redaktur di majalah musik anak muda. Bayangkan! Saya yang sudah terlalu tua untuk hal ini masih dipercaya mengutak-atik majalah remaja.
Untuk yang kalah berjuang, untuk yang tertinggal sesuatu, jangan patah semangat. Kalau kita yakin, akan ada kesempatan berikutnya menanti di depan sana. Berjuang dan berdoalah!

Ucap

Sebuah kata amat mudah diucapkan. Tapi sebuah kata butuh pengorbanan untuk dipraktekkan. Adalah hati yang menggerakkan. Kapan sebuah kata bisa dilakukan...

Hai Teman-Teman

Dear Pals n guys, Ladies n Gentleman...
Banyak hal-hal penting lainnya, tapi teman-teman juga bagian yang terpenting itu. Hai! Aku ingin kalian, teman-teman lamaku, menghubungi aku lagi. Karena teman bagiku merupakan satu hal yang bisa menjadikan aku lebih kuat, lebih percaya diri!
Teman-temanku di
SMA N 49 (Jagakarsa) Jakarta, lulusan tahun 1990
SMP N 107 (Ps. Minggu) Jakarta, lulusan tahun 1988
SD N 07 Pejaten, Jakarta, lulusan tahun 1985

where are you..?

Atau siapa pun:
Buat yang punya visi dan misi yang sama:
Bahwa seorang wanita nggak hanya diberi kekuatan pada nalurinya yang peka tapi juga pada kalimat-kalimat yang keluar dari mulutnya.
Bahwa pengabdian seorang wanita pada suaminya nggak hanya diukur lewat sajian makan malam atau kemeja kerja yang siap pakai.
Bahwa seorang Ibu punya kedudukan yang agung/tinggi di dalam keluarganya.
Bahwa wanita terlahir untuk membenahi dunia ini!
Kenapa kita nggak saling berbagi pemikiran?!